Tips Interview Kerja Menghadapi Pertanyaan Jebakan, Lengkap dengan Persiapan

Tips Interview Kerja Menghadapi Pertanyaan Jebakan, Lengkap dengan Persiapan

Interview bisa dibilang adalah tahap paling menegangkan dalam proses mencari dan mendapatkan pekerjaan.

Kurangnya persiapan belum lagi ditambah nervous berlebihan kerap membuat tahapan yang satu ini jadi momok menakutkan buat para pencari kerja.

Untuk itu, Jaka kali ini akan kasih tips interview kerja untuk menghadapi berbagai pertanyaan jebakan lengkap dengan proses persiapannya.

Tips Interview Kerja

Ya. Pertanyaan-pertanyaan menjebak yang sekilas terdengar mudah memang seringkali jadi salah satu penyebab kegagalan pelamar dalam interview. Salah menjawab, si pewawancara bisa langsung memberikan penilaian buruk.

Sebelum menghadapi interview, ada beberapa persiapan yang perlu kamu lakukan. Persiapan itu termasuk trik untuk bisa menjawab dengan bijak berbagai pertanyaan jebakan yang diajukan pewawancara.

Apa Saja yang Harus Dilakukan Sebagai Persiapan Interview?

Sebelum tahu cara menjawab pertanyaan menjebak, kamu tentu harus mempersiapkan diri sebaik mungkin. Persiapan menentukan segalanya. Jadi, jangan sampai kamu menyepelekan persiapan apalagi untuk menghadapi interview kerja.

Lalu apa saja hal yang harus dipersiapkan? Berikut ini 5 (lima) hal penting yang wajib kamu perhatikan:

1. Berlatih Memperkenalkan Diri

Di awal interview, hampir pasti kamu akan diminta untuk memperkenalkan diri. Jangan sekedar asal menyebutkan nama beserta identitas lain karena itu semua pasti sudah tertera di CV kamu.

Coba untuk menggambarkan diri kamu dengan narasi yang menarik. Ceritakan hal-hal positif dan unik tentang diri kamu yang tentunya juga berhubungan dengan pekerjaan atau posisi yang kamu lamar.

Yang paling penting, jangan pernah terlihat ragu-ragu. Terlihat ragu bisa menjadi penilaian negatif dari pewawancara. Usahakan selalu terlihat yakin dan tenang saat memperkenalkan diri.

2. Berlatih Menjawab Pertanyaan

Inti dari tahapan interview tentunya adalah menjawab pertanyaan. Kamu wajib mempersiapkan diri untuk bisa fasih dan lancar dalam menjawab berbagai macam pertanyaan yang muncul.

Persiapkan diri kamu dengan mencari berbagai contoh pertanyaan interview dari beragam sumber seperti internet, media sosial atau kerabat kamu yang pernah bekerja sebagai HRD.

Jangan lupa persiapkan dirimu untuk kemungkinan interview menggunakan Bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya.

3. Kuasai dan Pahami Posisi yang Kamu Lamar

Perusahaan hanya akan menerima pelamar yang benar-benar sesuai dengan kualifikasi dari perusahaan itu sendiri. Jadi, hindari kesan asal-asalan saat melamar pada sebuah posisi pekerjaan.

Oleh karena itu, jika kamu mendapat panggilan interview kerja, sebisa mungkin pahamilah posisi yang akan kamu ambil di perusahaan tersebut. Bahkan jika kamu dulu hanya asal-asalan dalam mendaftar, sebisa mungkin pelajari dan pahami posisi tersebut.

4. Perhatikan Cara Berpakaian

Kesan pertama adalah hal krusial, termasuk dalam proses interview kerja. Tentu saja cara berpakaian sangat mempengaruhi bagaimana hasil dari interview kerja itu sendiri. Cobalah berpakaian sesuai dengan budaya perusahaan yang kamu tuju.

Jadi sebelum interview dimulai, ada baiknya kamu memperhatikan gaya penampilan terlebih dulu. Kalau perlu, minta saran kepada teman atau kerabat yang punya pengalaman atau pernah diinterview kerja sebelumnya.

5. Perhatikan Ketepatan Waktu

Jangan jadi pelamar yang memberi kesan tidak bisa diandalkan dengan hadir tidak tepat waktu! Biasanya, interview kerja menerapkan kedisiplinan yang tinggi mengingat hal itu akan diterapkan di perusahaan nantinya.

Pewawancara pasti akan langsung mencoret nama-nama pelamar yang datang terlambat dalam interview, entah dengan alasan apapun. Kamu tentu tak mau hal itu menimpamu, bukan?

Tips Interview Kerja untuk Menghadapi Pertanyaan Jebakan

Setelah mempersiapkan diri dengan baik, kini kamu harus bisa menjawab segala macam kemungkinan pertanyaan (termasuk pertanyaan menjebak) dengan bijaksana dan tidak terkesan berlebihan.

Ya. Banyak pertanyaan yang mungkin terdengar biasa, namun sebenarnya si pewawancara ingin ‘menjebak’ kamu dan jika sukses menemukan kelemahanmu dalam menjawab pertanyaan tersebut, kamu bisa-bisa gagal dalam tahapan ini.

Berikut ini 10 (sepuluh) pertanyaan interview menjebak beserta tips untuk menjawabnya dengan tepat dan bijaksana:

1. Gambarkan Tentang Diri Kamu!

Menghadapi pertanyaan yang satu ini, pikiran kamu biasanya akan mengarah pada karakter positif dan negatif apa yang harus kamu ceritakan. Padahal, bukan itu inti yang ingin didapat pewawancara di pertanyaan ini.

Cara jitu menjawabnya adalah dengan menceritakan tiga karakter terkuat yang ada di diri kamu. Berikan kata-kata positif yang mampu meyakinkan pewawancara kalau karakter tersebut cocok untuk membuat kamu diterima di perusahaan.

2. Apa yang Kamu Ketahui Tentang Perusahaan?

Jangan sampai kamu buta sama sekali soal informasi mengenai perusahaan yang kamu lamar. Minimal kamu tahu sedikit banyak soal perusahaan yang dituju seperti bidang yang dijalankan, produk bahkan visi perusahaan.

Cara ampuh menjawab pertanyaan menjebak yang satu ini adalah pelajari salah satu visi atau keunggulan perusahaan, lalu fokus pada satu hal itu. Hindari membanging-bandingkan dengan perusahaan lama kamu dan hanya fokus pada keunggulan perusahaan yang membuat kamu tertarik.

3. Kenapa Tertarik Bergabung?

Bisa menjelaskan alasan ketertarikan kamu bergabung ke perusahaan yang dituju jadi salah satu tips interview kerja yang harus kamu pahami dan kuasai. Intinya, jangan sampai menyebut alasan remeh untuk menjawab pertanyaan ini.

Jawab pertanyaan ini dengan alasan positif semisal ingin mengeksplor dan menyalurkan bakat di perusahaan, posisi yang dituju lebih sesuai dengan latar belakang pendidikan dan alasan lainnya yang sifatnya membangun dan positif.

4. Prestasi Apa yang Pernah dan Telah Kamu Raih?

Seperti pertanyaan lainnya, tunjukkan sisi positifmu jika ditanya soal prestasi yang pernah kamu raih. Namun, jauhkan diri dari kesan sombong dan terlalu narsis.

Untuk menjawab pertanyaan menjebak ini, jelaskan dengan baik setiap pekerjaan yang sudah kamu selesaikan di perusahaan sebelumnya. Berikan contoh keberhasilan yang sudah kamu raih sebelumnya.

5. Rencana Kamu ke Depannya?

Dengan serangkain prestasi dan pencapaian yang sudah pernah kamu raih, seringkali kamu kemudian akan ditanya soal rencana ke depan. Hati-hati dalam menjawab pertanyaan yang satu ini.

Cara ampuh menjawab pertanyaan ini yaitu dengan menguraikan untuk tujuan jangka panjang. Pastikan kamu melibatkan perusahaan sebagai bagian dari rencana. Satu lagi, jangan sampai kamu menjawab dengan seadanya.

6. Bisa Berikan Gambaran Tentang Pekerjaan yang Kamu Lamar?

Kamu pasti menguasai betul bidang pekerjaan yang kamu lamar jika sama persis dengan pekerjaan yang kamu jalani sebelumnya. Namun, hal itu tentu tak berlaku jika bidang pekerjaan yang kamu lamar berbeda.

Oleh sebab itu, pastikan kamu sudah mencari informasi terlebih dulu apa yang kira-kira akan menjadi tanggung jawabmu nantinya. Dengan jawaban yang tepat, perusahaan akan merasa kalau kamu adalah orang yang tepat untuk posisi ini.

7. Banyak Juga Pengalaman Kamu!

Jangan terkecoh oleh pertanyaan menjebak ini. Umumnya pertanyaan ini diajukan untuk menguji karakter kamu. Karena bisa jadi kamu terjebak dan menjawab dengan besar kepala. Seperti Jaka bilang sebelumnya, hal itu harus kamu hindari.

Jawab pertanyaan ini dengan menguraikan pengalamanmu secara lengkap dan sesuai dengan posisi yang dilamar. Namun, hindari kata-kata berlebihan karena bisa menimbulkan kesan sombong dan bisa berujung pada penilain negatif dari pewawancara.

8. Kenapa Berhenti dari Pekerjaan Lama?

Alasan kenapa kamu berhenti dari pekerjaan lama sejatinya adalah salah satu hal yang paling ingin diketahui pewawancara. perlu tingkat kehati-hatian yang cukup untuk menjabarkan alasan kamu berhenti dari perusahaan terdahulu.

Maka, hindari menyebutkan masalah pribadi kamu sebagai alasan. Pastikan alasan karena hal yang profesional. Fokus pada jawaban semisal ingin mencari posisi yang lebih baik untuk berkembang sesuai minat dan bakat.

9. Pendapat Kamu Tentang Lembur?

Beberapa perusahaan khususnya yang bergerak di bidang-bidang tertentu kadang menuntut komitmen karyawannya untuk siap bekerja kapan saja atau dengan kata lain melakukan lembur. Jadi, jawab dengan bijak pertanyaan ini.

Nyatakan komitmen untuk menyelesaikan pekerjaan sebaik dan setepat waktu mungkin. Jika memang harus lembur, pastikan bahwa waktu lembur masih dalam batasan toleransi. Jangan sampai jawaban yang kamu berikan terkesan basa-basi.

10. Berapa Gaji yang Kamu Inginkan?

Perbincangan soal gaji pasti jadi salah satu hal paling sensitif, namun juga menjebak. Ketahui lebih dahulu standar gaji di perusahaan yang akan dilamar. Perhitungkan faktor-faktor seperti pengalaman dan tingkat kesulitan pekerjaan.

Setelah itu, jelaskan ekspektasi kamu serta pastikan masih di dalam standar perusahaan. Sehingga kamu nantinya bisa memperoleh nilai maksimal dari standar yang diterapkan oleh perusahaan yang kamu lamar.

Akhir Kata

Itulah tips interview kerja untuk menghadapi berbagai pertanyaan menjebak lengkap beserta cara melakukan persiapan interview. Kini, kamu bisa mempersiapkan dengan baik jika akan melakukan interview pekerjaan. Semoga sukses!

Bitnami